Mengenai Saya

Foto saya
Wadah untuk siswa MTs Negeri 1 Cilacap

Rabu, 25 November 2020

SELAMAT HARI GURU NASIONAL 2020 DARI OSIM MTs Negeri 1 Cilacap

SELAMAT HARI GURU NASIONAL 2020 


Guruku...

Jika kata ini bisa mewakili hati,

Maka tak ada kata yang bisa melukiskan makna

Karena, terima kasih kami tak terhingga

Karena, jasamu tak terbayar apapun untuk menggantinya

Selamat Hari Guru,

Untukmu wahai Para Guruku

Pahlawan yang tertulis di hati, tanpa tanda jasa

Sebagai penerang jalan kami dalam kegelapan

Terima kasih kami untukmu

Guru kebangganku..


GUDEP MTs Negeri 1 Cilacap 14.197-198



PARA JUARA LOMBA

 JUARA LOMBA PUISI HUT RI KE-75


JUARA LOMBA HARI SANTRI NASIONAL DAN BULAN BAHASA (SUMPAH PEMUDA.

Lomba : Pidato Multi Bahasa, Shalawat, dan Menggambar.

JUARA 1


Juara 2


Juara 3







Rabu, 14 Oktober 2020

LOMBA CIPTA VIDEO BACA PUISI ONLINE MTs Negeri 1 CILACAP

 LOMBA CIPTA VIDEO BACA PUISI ONLINE MTs Negeri 1 CILACAP


Dalam rangka menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-75 MTs Negeri 1 Cilacap mengadakan kegiatan lomba "CIPTA VIDEO BACA PUISI". momen lomba ini bertepatan dengan perayaan kemerdekaan, sedang kondisi bangsa kita sedang sakit karena wabah covid-19, sehingga kegiatan lomba dilaksanakan secara daring.

Kegiatan lomba ini diikuti oleh seluruh kelas dengan perwakilan minimal 1 putra dan 1putri. bahan lomba dibuat oleh siswa baik puisi dan edit video juga rekamannya, hasil kreasi siswa dikirim ke panitia melalui nomor WhatsApp OSIM MTs Negeri 1 Cilacap. Kepala Madrasah Bapak Imam Mujiharto, S.Pd. menegaskan agar panitia lebih memotivasi seluruh peserta untuk aktif dan semangat mengikuti lomba tersebut. Kepada Ketua Panitia Lomba Bapak Mujtahid, S.Pd. beliau menekankan bukan kepada hasil, tetapi bertujuan untuk menggali potensi siswa secara alami tanpa bantuan guru atau wali kelas.

Setelah lomba ditutup dan diadakan penjurian secara daring oleh tiga juri yang dipimpin oleh Tri Mulyanto, S.Pd., Mujtahid, S.Pd., dan Lili Ismaya Kartika Sari, S.Pd. maka  berhasil menentukan tiga juara lomba. Dengan hasil sebagai berikut:

1. Juara 1 : Atika Rahmatir R. (Kelas Prestasi IX.H)

2. Juara 2 : Putri Nada Syahranie (Kelas Takhasus VIII.G)

3. Juara 3 : Nissa Aulia Zarrah (Kelas Prestasi IX.H)

Mereka berhasil menampilkan performa yang luar biasa baik dalam editing video dan penampilan. Penghargaan juga pantas diberikan kepada Kelas VII.D yang mengirimkan 8 wakilnya dari 45 peserta yang tampil.

Penyerahan trhropy sekaligus piagam dan uang tunai kepada juara, masing-masing untuk juara  sebagai uang pembinaan dan motivasi diberikan langsung oleh Kepala Madrasah pada Hari Senin tanggal 1 September 2020.

Fani Dermawan, S.Pd. Selaku Waka Kesiswaan dan Darul Rahmadi, S.Pd., sebagai pembina OSIM mengapresiasi kerja panitia dalam melaksanakan lomba ini sehingga hasilnyapun cukup memuaskan. kepada sang juara beliau berdua berpesan agar jangan sombong, sedangkan bagi yang belum menjadi juara hanya kesuksesan yang tertunda, masih banyak kesempatan di masa yang kan datang.



Jurnalitik Matsaneca-Red

Senin, 24 Agustus 2020

SOSIALISASI DAN MONITORING PERANGKAT PEMBELAJARAN OLEH PENGAWAS MADRASAH

SOSIALISASI DAN MONITORING PERANGKAT PEMBELAJARAN OLEH PENGAWAS MADRASAH



Kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh pengawas, sekaligus untuk monitoring kegiatan pembelajaran secara online pada masa pendemi covid-19. Hal ini dilakukan secara rutin di awal tahun guna melihat kinerja baik pendidik dan tenaga pendidikan di MTs Negeri 1 Cilacap.

Dengan adanya monitoring ini diharapkan seluruh masalah dan kendala yang terjadi pada pembelajaran online ini ada titik temu dan solusi ketika dibicarakan dalam forum. pada kesempatan ini pengawas menyampaikan dan memberikan pertanyaan terkait proses dan administrasi pembelajaran. Arief Budianto, S.Pd. selaku Waka Kurikulum memberikan penjelasan secara jelas dan diperkuat oleh argumen dan data dukung yang diwakili oleh Syarifudin, wakil dari mapel agama dan Ariesta Indriawati serta Akhmad Susanto wakil dari mapel umum. 

Kegiatan ini dimulai pukul 08.00 WIB oleh Pengawas Madrasah H. Adang, S.Pd.,M.Pd. dan Kepala Madrasah, Imam Mujiharto, S.Pd.

Dengan adanya monitoring ini, pengawas dan pendidik dapat bekerjasama untuk memajukan dan melaksanakan program pendidikan yang dicanangkan oleh kementerian agama.

Kamis, 23 Juli 2020

STRUKTUR ORGANISASI GUDEP Oleh Kak Eny Suprihatiningsih


STRUKTUR ORGANISASI GUDEP
Oleh Kak Eny Suprihatiningsih



Pramukaria; Struktur Organisasi Gugusdepan dan Penjelasannya. Sejalan dengan diberlakukannya Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 231 Tahun 2007 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugusdepan Gerakan Pramuka, Struktur Organisasi Gugusdepan pun mengalami sedikit penyesuaian. Sebelumnya Gugusdepan, termasuk struktur organisasi gudep, diatur melalui Keputusan Kwarnas Nomor  137 Tahun 1987.
Struktur Organisasi Gugusdepan sebagaimana lampiran Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 231 Tahun 2007 Tentang Petunjuk Penyelenggaraan Gugusdepan Gerakan Pramuka terdiri atas komponen-komponen yang antara lain :
Ø  Majelis Pembimbing Gugusdepan
Ø  Ketua Gugusdepan
Ø  Pembina Gugusdepan
Ø  Tim Pembina Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, Ambalan Pandega, dan Racana Pandega
Ø  Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, Ambalan Pandega, dan Racana PandegaDewan Kehormatan Gudep
Ø  Badan Pemeriksa Keuangan Gudep
Adapun bagan atau struktur organisasi Gugusdepan Gerakan Pramuka tersebut adalah sebagaimana gambar berikut ini.

Penjelasan Struktur Organisasi Gudep

Majelis Pembimbing Gugusdepan
Majelis Pembimbing Gugusdepan (disingkat Mabigus), adalah suatu badan dalam Gudep yang memberi bimbingan, bantuan moril, organisatoris, material dan finansial, serta konsultasi kepada gudep yang bersangkutan.
Mabigus terdiri atas unsur-unsur orang tua peserta didik, tokoh-tokoh masyarakat di lingkungan gugusdepan yang memiliki perhatian dan rasa tanggungjawab terhadap Gerakan Pramuka.
Mabigus terdiri atas :
v  Seorang Ketua
v  Seorang Wakil Ketua
v  Seorang Sekretaris
v  Seorang Ketua Harian (apabila diperlukan)
v  Beberapa orang anggota
v  Ketua Gudep secara ex-officio anggota Mabigus

Ketua Mabigus dipilih diantara anggota Mabigus yang ada.
Mabigus bersidang sekurang-kurangnya sekali dalam enam bulan.
Rapat koordinasi dan konsultasi antara Mabigus dengan Pembina Gugusdepan diadakan sekurang-kurangnya sekali dalam empat bulan.
Ketua Gugusdepan
Ketua Gudep dipilih dari salah satu Pembina Pramuka yang ada dalam gugusdepan yang bersangkutan. Pemilihannya dilakukan saat Musyawarah Gugusdepan.
Pembina Gugusdepan
Pembina Gugusdepan (disingkat Pembina Gudep), terdiri atas Ketua Gudep dibantu oleh Pembina Satuan dan Pembantu Pembina Satuan yang dimiliki gudep tersebut.
Tim Pembina Satuan
Tim Pembina Satuan terdiri atas Tim Pembina Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, Ambalan Penegak, dan Racana Pandega
Tim Pembina Perindukan Siaga (disingkat Tim Pembina Siaga) terdiri atas satu orang Pembina Siaga dibantu oleh tiga orang Pembantu Pembina Siaga.
Tim Pembina Pasukan Penggalang (disingkat Tim Pembina Penggalang) terdiri atas satu orang Pembina Penggalang dibantu oleh tiga orang Pembantu Pembina Penggalang.
Tim Pembina Ambalan Penegak (disingkat Tim Pembina Penegak) terdiri atas satu orang Pembina Penegak yang dipilih oleh Majelis Penegak dibantu satu atau dua orang Pembantu Pembina Penegak.
Racana Pandega dibina oleh seorang Pembina Pandega dan bila perlu dapat dibantu oleh satu orang Pembantu Pembina Pandega atau lebih sebagai konsultan dan narasumber ahli.
Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, Ambalan Pandega, dan Racana Pandega
Sebuah gugusdepan bisa jadi memiliki Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, Ambalan Penegak, dan Racana Pandega sekaligus. Gudep seperti itu disebut gugusdepan lengkap. Namun ada pula yang hanya memiliki beberapa atau bahkan satu saja, semisal hanya memiliki Perindukan Siaga dan Pasukan Penggalang, atau bahkan hanya memiliki Pasukan Penggalang saja. Gudep seperti itu disebut gudep tidak lengkap.
Perindukan Siaga idealnya terdiri atas 18-24 anggota Pramuka Siaga. Anggota tersebut dibagi menjadi 3-4 Barung. Jumlah anggota ideal untuk setiap barung adalah 6 Pramuka Siaga. Jika jumlahnya melebihi, dapat dibentuk perindukan baru.
Pasukan Penggalang idealnya terdiri atas 24-32 anggota Pramuka Penggalang. Anggota tersebut dibagi dalam 3-4 Regu. Jumlah anggota ideal untuk setiap regu adalah 6-8 Pramuka Penegak. Jika jumlahnya melebihi, dapat dibentuk pasukan baru.
Ambalan Pandega idealnya terdiri atas 12-32 anggota Pramuka Penegak. Anggota tersebut dibagi dalam 3-4 Sangga. Jumlah anggota ideal untuk setiap sangga adalah 4-8 Pramuka Penegak. Jika jumlahnya melebihi, dapat dibentuk ambalan baru.
Racana Pandega paling banyak terdiri atas 30 Pramuka Pandega. Anggota tersebut tidak dibagi dalam kelompok kecil.
Dewan Kehormatan Gudep
Dewan Kehormatan Gugusdepan merupakan badan tetap yang dibentuk oleh Pembina Gudep sebagai badan yang menetapkan pemberian anugerah, penghargaan dan sanksi.
Dewan Kehormatan beranggotakan lima orang yang terdiri atas unsur Anggota Majelis Pembimbing Gugusdepan Ketua Gudep, dua orang Pembina Satuan, dan Dewan Penegak atau Dewan Pandega apabila diperlukan.
Susunan Dewan Kehormatan Gugusdepan terdiri atas Ketua Dewan Kehormatan (otomatis dijabat oleh Ketua Gudep),  Wakil Ketua, Sekretaris, dan dua orang anggota.
Badan Pemeriksa Keuangan Gudep
Badan Pemeriksa Keuangan Gugusdepan adalah badan independen yang dibentuk Musyawarah Gugusdepan dan bertanggungjawab kepada Musyawarah Gugusdepan.
Susunan Badan Pemeriksa Keuangan Gugusdepan meliputi Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, dan beberapa orang anggota.

KODE KEHORMATAN PRAMUKA
Kode Kehormatan Pramuka merupakan serangkaian ketentuan dasar (janji, nilai, dan norma) yang harus dilaksanakan oleh seorang pramuka dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi ukuran atau standar tingkah laku pramuka. Sehingga bisa dikatakan bahwa kode kehormatan merupakan kode etik anggota Gerakan Pramuka baik dalam kehidupan pribadi maupun di dalam masyarakat. Kode kehormatan pramuka ini telah diatur dalam Undang-undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka pasal 6. Pun tercantum dalam Anggaran Dasar (AD) Gerakan Pramuka pasal 12 dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Gerakan Pramuka pasal 14.
Kode kehormatan pramuka terdiri atas terdiri atas janji yang disebut ‘Satya Pramuka’ dan ketentuan moral yang disebut ‘Darma Pramuka’. Satya Pramuka sebagaimana tersebut dalam ART Gerakan Pramuka dinyatakan sebagai:
§  diucapkan secara sukarela oleh seorang calon anggota atau calon pengurus Gerakan Pramuka pada saat pelantikan menjadi anggota atau pengurus;
§  dipergunakan sebagai pengikat diri pribadi demi kehormatannya untuk diamalkan; dan
§  dipakai sebagai dasar pengembangan spiritual, emosional, sosial, intelektual, dan fisik, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.
Sedangkan Darma Pramuka, sebagaimana tercantum dalam ART Gerakan Pramuka, merupakan:
§  nilai dasar untuk membina dan mengembangkan akhlak mulia;
§  sistem nilai yang harus dihayati, dimiliki, dan diamalkan dalam kehidupan anggota Gerakan Pramuka di masyarakat;
§  landasan gerak bagi Gerakan Pramuka untuk mencapai tujuan pendidikan  kepramukaan yang diwujudkan dalam kegiatan untuk mendorong peserta didik manunggal dengan masyarakat, bersikap demokratis, saling menghormati, serta memiliki rasa kebersamaan dan gotong royong; dan
§  kode etik bagi organisasi dan anggota Gerakan Pramuka.

Macam dan Bunyi Kode Kehormatan Pramuka
Dalam Gerakan Pramuka, kode kehormatan ditetapkan dan diterapkan sesuai dengan golongan usia dan perkembangan rohani dan jasmani anggota Gerakan Pramuka yang meliputi:
§  Kode kehormatan bagi pramuka siaga yang meliputi Dwisatya (janji dan komitmen diri) dan Dwidarma (ketentuan moral). Bunyi kode kehormatannya adalah:
Dwisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
§  menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menurut aturan keluarga.
§  setiap hari berbuat kebaikan.
Dwidarma
§  Siaga berbakti pada ayah dan ibundanya.
§  Siaga berani dan tidak putus asa.
§  Kode kehormatan bagi pramuka penggalang yang meliputi Trisatya (janji dan komitmen diri) dan Dasadarma (ketentuan moral).
Trisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
§  menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila,
§  menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat,
§  menepati Dasadarma.
Dasadarma
§  Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
§  Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
§  Patriot yang sopan dan kesatria.
§  Patuh dan suka bermusyawarah.
§  Rela menolong dan tabah.
§  Rajin, terampil, dan gembira.
§  Hemat, cermat, dan bersahaja.
§  Disiplin, berani, dan setia.
§  Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
§  Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.
§  Kode kehormatan bagi pramuka penegak, pramuka pandega, dan anggota dewasa yang meliputi Trisatya (janji dan komitmen diri) dan Dasadarma (ketentuan moral).
Trisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
§  menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila,
§  menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat,
§  menepati Dasadarma.
Dasadarma
§  Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
§  Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
§  Patriot yang sopan dan kesatria.
§  Patuh dan suka bermusyawarah.
§  Rela menolong dan tabah.
§  Rajin, terampil, dan gembira.
§  Hemat, cermat, dan bersahaja.
§  Disiplin, berani, dan setia.
§  Bertanggung jawab dan dapat dipercaya.
§  Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.
Kode kehormatan tersebut bukan sebuah hafalan yang cukup dihafalkan saja namun sebagaimana disebutkan di atas, seorang pramuka sudah seharusnya menepati Satya Pramuka dan mengamalkan Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Nah, kalau ada pramuka tetapi tingkah lakunya tidak sesuai dengan kode kehormatan tersebut bagaimana? Semua pasti sudah bisa menjawab!


 LINK Presensi

http://gg.gg/PAG-Struktur

HIIMNE, MARS, DAN LAGU-LAGU PRAMUKA Kak Darul Rahmadi

HIIMNE, MARS, DAN LAGU-LAGU PRAMUKA

Oleh Kak Darul Rahmadi


Foto LT 2 Saat MTs Negeri 1 Cilcap Menjadi Juara Umum Ke-2


Sejarah dan Makna

M. Husein Mutahar atau lebih dikenal dengan nama H. Mutahar, adalah seorang komponis musik Indonesia, terutama untuk kategori lagu kebangsaan dan anak-anak.
Sederetan lagu populer dan fenomenal ciptaan pria kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 5 Agustus 1916 dan meninggal di Jakarta, 9 Juni 2004 ini adalah hymne Syukur (diperkenalkan Januari 1945) dan mars Hari Merdeka (1946).
Karya terakhirnya, Dirgahayu Indonesiaku menjadi lagu resmi ulang tahun ke-50 Kemerdekaan Indonesia.

Berikut lirik lagu Hymne Pramuka

Kami
Pramuka Indonesia
Manusia pancasila
Satya ku kudarmakan
Darma ku kubaktikan
Agar jaya Indonesia
Indonesia
Tanah airku
Kami jadi pandumu

Lirik Lagu Jayalah Pramuka Madrasah

Kita praja muda karana madrasah
Menjunjung tinggi hakikat agama
Membina anak bangsa pribadi mulia
Dasa dharma pedoman hidup pramuka

Pramuka madrasah selalu siap semangat
Membina persatuan
Membela negara serta agama
Demi Indonesia ku jaya

Satyaku kudharmakan
Dharmaku kubaktikan
Siap sedia setiap saat
Madrasah pasti lebih baik

Siaga Penggalang serta Penegak
Membangun anak bangsa kuat
Singsingkan lenganmu gapai harapan
Jayalah pramuka madrasah

Siaga Penggalang serta Penegak
Membangun anak bangsa kuat
Singsingkan lenganmu gapai harapan
Jayalah pramuka madrasah 


Link Pesensi :

http://gg.gg/PAG-HIMNE


PENGERTIAN PAKAINAN SERAGAM PRAMUKA Oleh Kak Dwi Sagi Herwanto


PENGERTIAN PAKAINAN SERAGAM PRAMUKA

Oleh Kak Dwi Sagi Herwanto



a.    Pakaian Seragam Anggota Gerakan Pramuka selanjutnya disebut Pakaian Seragam Pramuka adalah pakaian yang dikenakan oleh semua anggota Gerakan Pramuka yang bentuk, warna, dan tata cara pemakaiannya ditentukan oleh Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
b.    Warna Pakaian Seragam Pramuka adalah coklat muda dan coklat tua. Warna tersebut dipilih dari salah satu warna yang banyak dipakai oleh para pejuang kita di masa perang kemerdekaan (1945-1949).
c.    Pakaian Seragam Harian, adalah pakaian yang dikenakan anggota Gerakan Pramuka pada waktu melakukan kegiatan kepramukaan harian. Pakaian seragam harian juga digunakan pada waktu mengikuti upacara.
d.    Pakaian Seragam Kegiatan adalah pakaian yang dikenakan oleh semua anggota Gerakan Pramuka pada saat mengikuti kegiatan lapangan, agar lebih mudah melakukan aktivitas yang diperlukan.
e.    Pakaian Seragam Upacara adalah pakaian yang dikenakan oleh anggota dewasa Gerakan Pramuka yang pemakaiannya secara khusus untuk upacara memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan RI, Hari Pramuka, Pelantikan Pengurus Kwartir/ Mabi, upacara pembukaan dan penutupan kegiatan nasional, kegiatan-kegiatan tertentu yang ditetapkan oleh kwartir, menghadiri upacara dimana TNI menggunakan seragam PDU 4 dan acara resmi kepramukaan di luar negeri.
f.     Pakaian Seragam Khusus adalah pakaian yang dikenakan secara khusus, karena adanya pertimbangan tertentu.


KELENGKAPAN DAN JENIS PAKAIAN SERAGAM

1.     Pakaian Seragam Pramuka terdiri dari:

a.     Tutup Kepala.

b.     Baju Pramuka.

c.     Rok/ Celana.

d.     Setangan Leher.

e.     Ikat Pinggang.

f.      Kaos Kaki.

g.     Sepatu.

h.    Tanda Pengenal.

2.     Jenis-jenis pakaian seragam pramuka:

a.     Pakaian Seragam Harian.

b.     Pakaian Seragam Kegiatan.

c.     Pakaian Seragam Upacara.

d.     Pakaian Seragam Khusus:

1)    Pakaian Seragam Muslim.

2)     Pakaian Seragam Tambahan.
  
PAKAIAN SERAGAM PRAMUKA PUTRI

Pakaian Seragam Muslim Pramuka Penggalang Putri

1)    Tutup Kepala:

a)  dibuat dari kain laken/beludru, warna coklat tua.

b)  berbentuk topi bulat.

c)  lebar lidah topi ± 4 cm.
d)  kerudung warna coklat tua tanpa asesoris:

-        kerudung/jilbab dimasukkan ke dalam baju, atau
-        kerudung/jilbab di luar baju.


2)     Baju:

a)  dibuat dari bahan warna coklat muda.

b)  lengan panjang.

c)  memakai lidah bahu lebar 3 cm.

d)  kerah model kerah dasi.

e)  kancing baju di depan berwarna sama dengan bajunya.
f)   memakai dua saku tempel di dada kanan dan kiri dengan lipatan luar selebar 2 cm di tengah saku dan diberi tutup bergelombang.

g)  dimasukkan ke dalam rok.

3)   Rok / Celana Panjang Berwarna Coklat Tua


4)     Setangan Leher:

a)  dibuat dari bahan warna merah dan putih.

b)  berbentuk segitiga sama kaki;

(1)   sisi panjang 100-120 cm dengan sudut bawah 90º(panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang).
(2)   bahan dasar warna putih dengan lis warna merah selebar 5 cm.
c)  setangan leher dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan

     ± 5 cm) sehingga warna merah putih tampak dengan jelas, dan pemakaiannya tampak rapi.

d)  dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher.

e)  dikenakan di bawah kerah baju.

5)     Kaos Kaki:

a)  Kaos kaki panjang

b)  warna hitam.


6)     Sepatu:

a)  model tertutup.

b)  warna hitam.

c)  bertumit rendah.

7)     Tanda Pengenal:
a)  tanda topi dikenakan di topi bagian depan tengah.

b)  papan nama dikenakan di baju bagian depan kanan di atas saku.

Contoh Pakaian Seragam muslim Pramuka Penggalang Putri lihat gambar.


Pakaian Seragam muslim Pramuka Penggalang Putri
PAKAIAN SERAGAM PRAMUKA PUTRA


Pakaian Seragam Harian Pramuka Penggalang Putra

1)    Tutup Kepala:

a)  dibuat dari bahan warna coklat tua.

b)  berbentuk baret.

c)  dikenakan dengan tepi mendatar, bagian atasnya ditarik miring ke kanan.

2)     Baju:

a)  dibuat dari bahan warna coklat muda.

b)  lengan panjang.

c)  memakai lidah bahu lebar 3 cm.

d)  kerah baju model kerah dasi.

e)  kancing baju di depan berwarna sama dengan bajunya.
f)   memakai dua saku tempel di dada kanan dan kiri dengan lipatan luar selebar 2 cm di tengah saku dan diberi tutup bergelombang.

g)  dimasukkan ke dalam celana.

3)     Celana:

a)  dibuat dari bahan warna coklat tua.

b)  berbentuk celana Panjang.

c)  memakai ban pinggang dan tempat ikat pinggang (brattle) selebar 1 cm.
d)  memakai saku dalam di samping kanan dan kiri.

e)  memakai saku tempel di bagian belakang kanan dan kiri dengan lipatan luar selebar 2 cm dan diberi tutup.

f)   memakai saku timbul di bagian samping kanan dan kiri dengan lipatan dalam ditengah saku dan diberi tutup (ukuran saku disesuaikan dengan besar badan pemakai).

g)  memakai ritsleting di bagian depan.

h) memakai ikat pinggang berwarna hitam.

4)     Setangan Leher:

a)  dibuat dari bahan warna merah dan putih.

b)  berbentuk segitiga sama kaki;

(1)   sisi panjang 100-120 cm dengan sudut bawah 90º(panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang).
(2)   bahan dasar warna putih dengan lis warna merah selebar 5 cm.
c)  setangan leher dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan

± 5 cm) sehingga warna merah putih tampak dengan jelas, dan pemakaiannya tampak rapi.
d)  dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher.

e)  dikenakan di bawah kerah baju.

5)     Kaos Kaki:

a)  Kaos kaki panjang

b)  warna hitam.


6)     Sepatu:

a)  model tertutup.

b)  warna hitam.

7)     Tanda Pengenal terdiri dari:

a)  tanda topi dikenakan di baret sebelah kiri.

b)  papan nama dikenakan di baju bagian depan kanan di atas saku.



Contoh Pakaian Seragam muslim Pramuka Penggalang Putra lihat gambar.



Pakaian Seragam muslim Pramuka Penggalang Putra


                                                                         

Link Presensi :hhhhhISETANGAN LEHER PRAMUKA PUTRA dan PRAMUKA PUTRI


Link Presensi :

http://gg.gg/PAG-Seragam


PENELUSURAN TIM JURNALISTIK MATSANESCA KE DAERAH GUNUNG PADANG SALEBU

PENELUSURAN TIM JURNALISTIK MATSANESCA KE DAERAH GUNUNG PADANG DESA SALEBU  Rabu (27/09/2021), Perjalanan dimulai dari Madrasah.Sebelum kami...